Minggu, 19 Oktober 2025

KEHIDUPAN YANG BAIK

 KEHIDUPAN YANG BAIK

Allah 'Azza wa Jalla berfirman,

مـَنْ عَمـِلَ صَالِحـاً مِـنْ ذَكـَرٍ أَوْ أُنثَى وَ هُـوَ مـُؤْمِـنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَـاةً طَيِّـبَةً...

"Barangsiapa yang mengerjakan kebajikan, baik laki laki maupun perempuan dalam keadaan dia beriman, niscaya pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.." (Qs. An-Nahl/16: 97)

● Syaikh al-'Utsaimin rohimahullah berkata,

الحياة الطيبة ليست كما يفهمها بعض الناس السلامة من الآفات من فقر ومرض، لا بل الحياة الطيبة أن يكون الإنسان طيب القلب، منشرح الصدر، مطمئنا بقضاء الله وقدره، إن أصابته سراء شكر فكان خيراً له، وإن أصابته ضراء صبر فكان خيراً له، هذه هي الـحياة الطيبة، وهي راحة القلب، أما كثرة الأموال وصحة الأبدان فقد تكون شقاء على الإنسان وتعباً

Kehidupan yang baik itu bukanlah seperti yang dipahami oleh sebagian orang, yaitu selamat dari petaka petaka berupa kefakiran dan sakit.. bukanlah demikian..

Kehidupan yang baik itu adalah seseorang TELAH :

- menjadi baik hatinya dan lapang dadanya,

- tenang dengan qodho dan qodarnya Allah.

Apabila mendapatkan kebaikan, maka ia bersyukur, niscaya itu adalah kebaikan untuknya..

Apabila tertimpa musibah, maka ia pun bersabar, niscaya itu adalah kebaikan untuknya..

Inilah kehidupan yang baik, yaitu adanya ketenangan di dalam hati..

Adapun dengan banyaknya harta dan juga sehatnya badan itu terkadang menjadi kesengsaraan dan kepayahan terhadap manusia.

(Fatawaa Islaamiyyah - 4/64)

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/71877 

    

        ===============================================

Dunia ini sementara, Akhirat abadi. 

📢 Allah ﷻ berfirman : ‘Kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, sedangkan negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya’ (QS. Al-‘Ankabut: 64). 

❓ Kalau kita masih sibuk menhttps://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2Pgejar dunia, lalu kapan kita akan serius menyiapkan akhirat ?

(Artikel 465 = 01/08/2025, Ba'da Subuh)

Saluran Penulis Artikel Dakwah :

https://whatsapp.com/channel/0029VbAxpr9CXC3NHYRR5e2P

Website Penulis Artikel Dakwah :

https://hijrahbutuhilmu.blogspot.com/

Ustad Firanda Andirja Hafidzahullah :

https://youtube.com/c/FirandaAndirjaOfficial/videos

Aplikasi UFA = BEKAL ISLAM :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bekalislam

📝“Kenapa Kita Harus Belajar Kitab al-Ushul ats-Tsalatsah ?”

Segala puji bagi Allah ﷻ, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad ﷺ, keluarga beliau, para sahabatnya, dan setiap orang yang mengikuti jalannya hingga hari kiamat.

🌱 Mengapa Kita Membahas Kitab Ini ?

Saudaraku yang dirahmati Allah ﷻ, Pernahkah kita merenung : 

* “Apa tujuan kita hidup di dunia ?

* ” Kenapa kita diciptakan ? 

* Apa bekal kita ketika meninggal nanti ? 

* Dan apa yang akan ditanya oleh malaikat di alam kubur ?

Semua pertanyaan itu sangat penting, karena setiap orang pasti akan mati, dan tidak ada seorang pun yang bisa kabur dari kematian.

Kitab al-Ushul ats-Tsalatsah (Tiga Landasan Utama) adalah kitab kecil, tapi pembahasannya sangat dalam dan penting. 

Kitab ini membahas tiga perkara yang akan ditanya kepada setiap manusia di dalam kubur, yaitu :

* Siapa Tuhanmu ?

* Apa agamamu ?

* Siapa nabimu ?

Kalau kita tidak tahu jawabannya sekarang, bagaimana mungkin kita bisa menjawabnya saat sudah mati ?

📘 Siapa Penulis Kitab Ini ?

* Kitab ini ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab رحمه الله, seorang ulama besar dari Najd (Arab Saudi) pada abad ke-12 Hijriah. 

* Beliau bukan pembuat ajaran baru, tetapi hanya menghidupkan kembali ajaran Islam yang murni, yaitu ajaran tauhid seperti yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya.

* Kitab ini disusun bukan untuk para ulama atau mahasiswa saja, tetapi khusus untuk orang awam, agar semua muslim tahu apa yang akan ditanya di alam kubur, dan bisa mempersiapkan jawabannya sejak masih hidup.


📚 Kenapa Kitab Ini Wajib Dipelajari ?

Rasulullah ﷺ bersabda : "Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah, no. 224; dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani)

Yang dimaksud “ilmu yang wajib” adalah ilmu yang setiap muslim tidak boleh tidak tahu, seperti:

* Ilmu tentang Allah ﷻ dan tauhid-Nya

* Ilmu tentang agama Islam, bagaimana shalat, puasa, dsb

* Ilmu tentang Nabi Muhammad ﷺ, karena kita harus meneladaninya

* Itulah yang dibahas dalam kitab ini, bukan ilmu tinggi yang rumit, tapi fondasi agama kita.

* Kalau rumah tidak punya fondasi, pasti roboh. Kalau iman tidak punya fondasi, pasti lemah, bahkan bisa hancur dihempas syubhat dan godaan dunia.

💬 Nasehat Para Ulama Tentang Kitab Ini

Imam Ahmad bin Hanbal رحمه الله berkata : "Dasar agama Islam adalah mengenal tiga perkara : Mengenal Allah, mengenal agama Islam, dan mengenal Nabi Muhammad ﷺ."

* Kitab al-Ushul ats-Tsalatsah menjelaskan ketiganya dengan ringkas, jelas, dan penuh dalil. 

* Tidak berisi pendapat-pendapat pribadi, tetapi berisi ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi yang sahih.

Oleh karena itu, para ulama di masa kini sangat menganjurkan untuk mempelajari kitab ini sebagai langkah pertama dalam belajar agama, khususnya bagi umat Islam awam yang ingin selamat di dunia dan akhirat.

📌 Jangan Anggap Remeh Ilmu Ini!

Banyak orang Islam yang mengaku bertauhid, tapi:

* Masih minta-minta kepada kuburan

* Masih percaya jimat dan dukun

* Masih tidak tahu siapa itu Nabi ﷺ

* Tidak paham bagaimana menyembah Allah dengan benar

* Inilah bahaya tidak belajar agama dengan ilmu. 

Bahkan, bisa terjatuh dalam kesyirikan, dosa terbesar yang tidak diampuni kecuali dengan taubat.

Allah ﷻ berfirman : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. An-Nisa: 48)

🎯 Kesimpulan : Apa Tujuan Kita Belajar Kitab Ini ?

* Karena kita semua akan mati. 

* Karena kita semua akan ditanya. 

* Karena kita semua ingin masuk surga. 

* Dan tidak mungkin selamat kecuali dengan mengenal tauhid, mengenal agama, dan mengenal Rasulullah ﷺ.

Dengan izin Allah ﷻ, kita akan bahas kitab ini perlahan-lahan agar mudah dicerna, berdasarkan dalil yang shahih, dan dilengkapi contoh nyata dalam kehidupan, agar kita bukan hanya tahu, tapi juga paham dan bisa mengamalkan.

--------

Kebenaran itu WAJIB ada Dalilnya

📝 Dalam sidang dunia saja hakim meminta bukti, apalagi dalam agama. 

📢 Allah ﷻ berfirman : ‘Katakanlah : Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu orang-orang yang benar’ (QS. Al-Baqarah: 111). 

👉 Jadi, mana dalil shahih dari Nabi ﷺ tentang amalan yang kamu bela ? 

❓ Kalau tidak ada, kenapa masih dipertahankan ?

Wallahu A'lam


  ================================================================


HUKUM MENGUPING PEMBICARAAN ORANG LAIN

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Nabi ﷺ bersabda:

ﻭَﻣَﻦِ ﺍﺳْﺘَﻤَﻊَ ﺇِﻟَﻰ ﺣَﺪِﻳﺚِ ﻗَﻮْﻡٍ ﻭَﻫُﻢْ ﻟَﻪُ ﻛَﺎﺭِﻫُﻮﻥَ ﺃَﻭْ ﻳَﻔِﺮُّﻭﻥَ ﻣِﻨْﻪُ ، ﺻُﺐَّ ﻓِﻰ ﺃُﺫُﻧِﻪِ ﺍﻵﻧُﻚُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ

“Barang siapa menguping pembicaraan orang lain, sedangkan mereka tidak suka (kalau pembicaraannya didengarkan selain dari mereka), maka pada telinganya akan dituangkan cairan tembaga meleleh pada Hari Kiamat.” [HR. Bukhari no. 7042].

Imam Adz Dzahabi mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan al-aanuk adalah tembaga cair.

Yang namanya tembaga cair tentu saja dalam keadaan yang begitu panas. Na’udzu billah.

Ibnu Batthol mengatakan, bahwa ada ulama yang berpendapat, hadis yang ada menunjukkan bahwa yang mendapatkan ancaman hanyalah untuk orang yang “nguping,” dan yang membicarakan tersebut tidak suka yang lain mendengarnya.

Namun yang tepat, jika tidak diketahui mereka suka ataukah tidak, maka sebaiknya tidak menguping berita tersebut, kecuali dengan izin mereka. Karena ada hadis di mana Nabi ﷺ bersabda, bahwa terlarang masuk mendengar orang yang sedang berbisik-bisik (berbicara empat mata). Seperti ini dilarang, kecuali dengan izin yang berbicara. Demikian diterangkan oleh Ibnu Batthol dalam Syarh Shahih Al Bukhari.

Ancaman yang ada begitu keras ketika cuma sekadar menguping info, yang sebenarnya tidak disukai untuk disebar, walau itu benar. Lebih-lebih lagi jika yang disebar adalah berita dusta.

Hanya Allah yang memberi taufik.

Penulis: Al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc hafizhahullah

Sumber: https://rumaysho.com/7908-kelakuan-media-yang-terus-mengorek-aib.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Postingan Populer