Rabu, 27 Agustus 2025

Allah Itu Adil Dalam Memilih Pemimpin

 

Allah Itu Adil Dalam Memilih Pemimpin (Maka Pemimpin Adil Untuk Rakyat Adil, Dan Pula Sebaliknya)

.🔗 Gabung Wa grup: http://bit.ly/daftarwacm

.🎙 Imam Ibnul Qoyyim rohimahullohu ta'ala berkata,

“Renungkanlah hikmah Allah Ta’ala dalam keputusan-Nya memilih para raja, pemimpin dan pelindung umat manusia adalah sama dengan amalan rakyatnya bahkan perbuatan rakyat seakan-akan adalah cerminan dari pemimpin dan penguasa mereka. Jika rakyat lurus, maka akan lurus juga penguasa mereka. Jika rakyat adil, maka akan adil pula penguasa mereka. Namun, jika rakyat berbuat zholim, maka penguasa mereka akan ikut berbuat zholim."


📚 Miftah Daris Sa’adah hal. 253, Darul Kutub Al-‘Ilmiyyah, Beirut, Syamilah

 https://sayahafiz.com/Artikel/26622/Rakyat%20Terus%20Bermaksiat%20Akan%20Diberi%20Pemimpin%20Yang%20Dzalim.html


بسم الله الرحمن الرحيم

🪶 Mutiara Nasihat

🍂"  YANG PALING BANYAK DOSANYA

Muhammad bin Sirin rahimahullah berkata:

"Sesungguhnya orang yang paling banyak dosanya adalah orang yang paling banyak bercerita tentang kesalahan orang lain."

[Al-Mujalasah wa Jauharul Ilm, 6/86]

Seorang Muslim yang baik tentunya akan selalu menjaga lisannya dan tidak sibuk mencari kesalahan orang lain.

Suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam naik ke atas mimbar, lalu menyeru dengan suara yang keras: "Wahai sekalian orang yang mengaku berislam dengan lisannya dan iman itu belum sampai ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum Muslimin, janganlah menjelekkan mereka, janganlah mencari cari aurat (aib/cacat, kejelekan serta kesalahan) mereka. Barang siapa yang suka mencari-cari aurat saudaranya sesama Muslim, maka Allah akan mencari-cari auratnya. dan siapa yang dicari cari auratnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya walau ia berada di tengah rumahnya." [HR. Tirmidzi, no. 2032]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: "Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan satu kalimat, ia tidak menganggapnya berbahaya dengan sebab satu kalimat itu ia terjungkal selama tujuh puluh tahun di dalam neraka." [HR. Tirmidzi]

Maka dari itu, jagalah lisan-lisan kita dari setiap ucapan yang sia-sia yang bisa menambah dosa kita serta menjerumuskan kita ke dalam Neraka. 

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Postingan Populer