Penjelasan Tentang Syafaat, Syarat-Syarat, dan Siapa yang Akan Mendapatkannya (Bagian Kedua)
Serial Kajian Kitabut Tauhid bagian ke-62
Bab ke-17:
Syafaat di Kehidupan Akhirat
Penyebutan syafaat di kehidupan akhirat dalam Al Quran terbagi menjadi 2 jenis, yaitu syafaat yang ditiadakan (manfiyyah) dan syafaat yang ditetapkan ada (mutsbatah).
Al-Quran menyebutkan bahwa di akhirat orang-orang tertentu tidak akan mendapatkan syafaat. Disebutkan ayat-ayat yang meniadakan adanya syafaat (manfiyyah). Seperti contoh ayat-ayat berikut ini:
وَاتَّقُوا يَوْمًا لَا تَجْزِي نَفْسٌ عَنْ نَفْسٍ شَيْئًا وَلَا يُقْبَلُ مِنْهَا شَفَاعَةٌ وَلَا يُؤْخَذُ مِنْهَا عَدْلٌ وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ
Dan jagalah dirimu dari azab hari kiamat yang pada hari itu seseorang tidak dapat membela orang lain walau sedikitpun; dan begitu pula tidak diterima syafa’at dan tebusan dari padanya dan tidaklah mereka akan ditolong (Q.S al-Baqoroh ayat 48)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, berinfaqlah dari apa yang Kami rezekikan kepada kalian sebelum datangnya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya, tidak ada persaudaraan, dan tidak ada syafaat. Dan orang-orang kafir itu adalah orang-orang yang dzhalim (Q.S al-Baqoroh ayat 254)
Syafaat yang ditiadakan ini adalah syafaat yang diminta kepada selain Allah, yang tidak mampu memberikannya kecuali hanya Allah.
Dalam al-Quran juga disebutkan syafaat yang ditetapkan. Yaitu syafaat yang bisa diperoleh dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar